Minggu, 10 April 2011

Smadav, Antivirus Lokal Buatan Indonesia



SmadAV adalah salah satu antivirus buatan anak negeri. Antivirus ini dikembangkan oleh beberapa orang di antaranya adalah Zainuddin Nafarin (pendiri).luar biasanya antivirus ini dibuat saat ia masih menggunakan seragam putih abu-abu, klo gak salah ia sekarang lagi melanjutkan kuliah diyogyakarta,dan ia juga pernah menjuarai olimpiade matematika.

Nama smadav diambil dari nama singkatan sekolahnya Smada=SMA 2 kota palangkaraya didaerah kalimantan tengah. sedangkan AV tentunya singkatan dari antivirus.Antivirus ini merupakan yang terbaik saat ini untuk mengatasi virus lokal yang memang tergolong virus yang lemah dan mudah di basmi, Sedangkan untuk Antivirus Luar negri sebenarnya smadav juga bisa tetapi database nya masih kurang.

Smadav bisa di duetkan dengan semua Antivirus luar negri misalnya : KasperSky, Avast, Avira, AVG dan lainnya, sehingga komputer menjadi aman dari virus dengan keamanan dua lapis ini, satu buat virus lokal satunya lagi buat virus luar negri. Ho..Ho..Ho...

Rabu, 06 April 2011

Subnetting Class C

Di ketahui : IP address 193.1.1.0/24 dan di butuhkan 5 subnet(network)

Penyelesaian :

Tahap pertama kita harus ketahui berapa bit yang dibutuhkan 5 subnet, dicari dengan melihat kelipatan dua (2,4,8,16,32,64,dst). Disini terlihat bahwa untuk persis sama dengan 5 tidak ada kita harus pilih bilangan yang atasnya (8) atau 23 ada 2 tersisa dapat digunakan untuk kebutuhan masa yang akan datang. Disini 23 berarti kita butuh 3 bit untuk membentuk extended subnet, contoh diatas subnettingnya /24 berarti extendednya adalah /27 untuk jelasnya dapat dilihat gambar di bawah ini.

193.1.1.0/24 = 11000001.00000001.00000001.00000000

255.255.255.224 = 11111111.11111111.11111111.11100000

27 Bit

27 bit extended network ini menyisakan 5 bit untuk mendefinisikan alamat host, berarti ada 25 (32) alamat IP yang dapat dibentuk tapi karena nilai 0 semua dan 1 semua tidak dapat dialokasi (untuk network dan broadcast) jadi yang tersisa ada 30 ( 25-2) untuk masing-masing subnet.

Alamat asal : 11000001.00000001.00000001.00000000 = 193.1.1.0/24

Subnet #0 : 11000001.00000001.00000001.00000000 = 193.1.1.0/27

Subnet #1 : 11000001.00000001.00000001.00100000 = 193.1.32.0/27

Subnet #2 : 11000001.00000001.00000001.01000000 = 193.1.64.0/27

Subnet #3 : 11000001.00000001.00000001.01100000 = 193.1.96.0/27

Subnet #4 : 11000001.00000001.00000001.10000000 = 193.1.128.0/27

Subnet #5 : 11000001.00000001.00000001.10100000 = 193.1.160.0/27

Untuk membedakan bahwa perbedaan antara subnet satu dengan yang lainnya adalah kelipatan 32 : 0, 32, 64, 96 ... di dapat dari (255-224 = 32)

Alamat broadcast subnet :

Subnet #0 : 11000001.00000001.00000001.00011111 = 193.1.1.31/27
Subnet #1 : 11000001.00000001.00000001.00111111 = 193.1.1.63/27
Subnet #2 : 11000001.00000001.00000001.01011111 = 193.1.1.95/27
Subnet #3 : 11000001.00000001.00000001.01111111 = 193.1.1.127/27
Subnet #4 : 11000001.00000001.00000001.10011111 = 193.1.1.159/27
Subnet #5 : 11000001.00000001.00000001.10111111 = 193.1.1.191/27

Alamat host subnet :

Subnet #0 : Host#1: 193.1.1.1 s/d Host#32 : 193.1.1.30
Subnet #1 : Host#1: 193.1.1.33 s/d Host#32: 193.1.1.62
Subnet #2 : Host#1: 193.1.1.65 s/d Host#32: 193.1.1.94
Subnet #3 : Host#1: 193.1.1.97 s/d Host#32: 193.1.1.126
Subnet #4 : Host#1: 193.1.1.129 s/d Host#32: 193.1.1.158
Subnet #5 : Host#1: 193.1.1.161 s/d Host#32: 193.1.1.190